Sering dijuluki sebagai Ayam Turki

Pada awal penemuan kalkun, banyak yang mengira bahwa hewan ini berasal dari negara Turki, karena sering diimpor dari Eropa melalui Turki. Ternyata kalkun bukan berasal dari negara Turki. Melainkan hewan ini ditemukan di Meksiko dan Amerika Serikat Utara sekitar 400 tahun yang lalu.

Kalkun Liar Tidur di atas Pohon


Bukan hanya manusia yang menyukai daging lezat kalkun. Tetapi ada banyak predator lain seperti rubah atau serigala yang mengancam keberadaan mereka. Kalkun akan segera naik dari ranting ke ranting untuk mendapati tempat tinggi yang aman agar tidak dimangsa predator saat hari gelap.

Kalkun Liar bisa Terbang hingga 55 km/jam

Kalkun liar yang berjenis Meleagris gallopavo adalah satu-satunya jenis ayam kalkun yang bisa terbang hingga kecepatan 55 km/jam. Kalkun ini memiliki tubuh yang lebih ramping, oleh sebab itu mereka bisa terbang dengan sangat gesit. Berbeda dengan kalkun ternak yang memiliki tubuh besar karena memang tujuannya untuk dikonsumsi.

Jadi makin tahu kan apa fakta menarik yang ada dibalik ayam besar yang bernilai tinggi ini. Semoga dapat menambah wawasan kita bersama ya!